Rencan Asuhan Keperawatan Gangguan Kejang


Asuhan keperawatan rencana Gangguan kejangDefinisi

-Kejang berarti kontraksi otot yang abnormal baik berasal dari epilepsi atau non-epilepsi.

Penyebab kejang


I. akut kejang:

 

Dengan demam:

► Febrileconvulsions, karena penyebab luar SSP misalnya, tonsilitis, otitis media, …. Dll

► infeksi intrakranial: misalnya, abses otak, meningitis, ensefalitis.

Tanpa demam:

► Trauma: mis, heamorrhage intrakranial.

► Toksin / racun: mis, keracunan timbal.

► anoksia / iskemia: misalnya, kegagalan pernapasan, hipotensi.

► Metabolik: mis, hipoglikemia, hipokalsemia.

II. Kejang kronis (berulang) yakni, epilepsi

► Primer (idiopatik).

► Sekunder:

► Pos menular, misalnya, setelah meningitis.

► Pos beracun, misalnya, kernikterus.

► pasca-trauma, misalnya, heamorrhage intrakranial.

► penyakit otak degeneratif.

► Pasca anoxic.

Kejang demam:

► kejang demam (FC) terjadi sebagai akibat dari infeksi di luar SSP atau suhu lingkungan yang tinggi pada anak yang neurologis normal.

► kejang demam terjadi pada usia 6 bulan hingga 6 tahun.

► Laki-laki sangat terpengaruh di banding dari perempuan.

► Jika kejang demam tidak diobati, akan menyebabkan tingkat tinggi kambuh, terutama di tahun 1(pertama) atau dua setelah onset.

Penyebab kejang demam:

► Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi 1 / 3 dari kasus memiliki riwayat keluarga kejang demam positif.

► kejang demam terjadi pada puncak demam atau dengan kenaikan suhu yang mendadak.

► Itu selalu terjadi dalam 24 kali dalam 1 jam.

► kejang Setiap umum dan hanya satu kejang dalam 24 periode jam.

► EEG (electroencephalogram) adalah normal.

Terapi manajemen kejang demam:

► Kontrol kejang oleh obat-obatan anticonvulsive.

► Turunkan suhu tubuh oleh spons hangat dan antipiretik.

► Mengobati penyebab infeksi, misalnya, antibiotik untuk otitis media.

Asuhan keperawatan kejang demam:

Diagnosis keperawatan kejang demam

1 – hipertermia / perubahan dalam suhu tubuh.

2 – risiko tinggi untuk cedera yang berhubungan dengan kejang-kejang.

3 – risiko tinggi untuk defisit volume cairan berhubungan dengan hipertermia.

4 – pengetahuan defisit terkait dengan manajemen kejang demam.

Perawatan intervensi kejang demam

Perawat harus:

► Menyediakan langkah-langkah keamanan.

► Mengurangi demam menggunakan mandi hangat (tidak ada alkohol atau es ditambahkan) baik di tempat tidur atau di bak. Jika bak digunakan perawat harus:

– Gunakan air hangat dulu, kemudian air dingin secara bertahap untuk mencegah dingin.

– Memberikan mandi selama 20-30 menit.

– Menggunakan mainan mengambang untuk mengalihkan perhatian anak.

– Anak yang lebih tua dapat membantu dalam mandi.

– Kulit anak kering setelah mandi.

► Memantau temperatur setiap setengah jam.

► Tawarkan cairan setiap jam jika anak terjaga.

► Amati tanda dan gejala dehidrasi.

► Ajarkan orang tua tentang:

– Tanda dan gejala demam.

– Langkah-langkah untuk mengurangi demam.

– Bagaimana untuk mengelola obat anti kejang.