Bahaya dan Dampak Negatif Gula Rafinasi


ILMUKESEHATAN.COM – Gula merupakan hal yang hampir tak dapat dipisahkan dengan kehidupan kita. Mulai dari campuran minuman hingga bahan masakan, selalu ada gula dalam kehidupan kita meskipun hanya dalam jumlah kecil.

Namun, di samping pemanfaatannya di banyak tempat, mengkonsumsi gula secara berlebihan juga dapat menyebabkan sakit seperti diabetes atau masalah kesehatan lainnya.

Oleh karena itu, anda perlu memperhatikan jenis gula yang anda konsumsi karena beberapa jenis gula dapat meningkatkan resiko tersebut lebih tinggi dibandingkan saat anda mengkonsumsi jenis gula lainnya. Salah satunya adalah gula rafinasi.


 

Gula rafinasi adalah gula yang memiliki warna lebih putih dan memiliki kemurnian yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis gula lainnya.

Gula rafinasi merupakan gula hasil olahan dari kristal gula mentah yang dilembutkan dengan sirup terkonsentrasi untuk menghilangkan lapian coklat pada kristal. Kemudian gula disaring, direbus, dan didinginkan agar terbentuk kristal gula putih.

Kristal gula rafinasi ini sering digunakan dalam industri karena lebih murni dan penampilannya lebih bersih dibandingkan dengan gula mentah.

Meskipun penggunaan gula rafinasi dalam industri diperbolehkan, namun gula ini tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi secara langsung karena membutuhkan proses dulu sebelum dapat dikonsumsi.

Mengkonsumsi gula rafinasi secara langsung dapat membahayakan anda karena gula rafinasi memiliki kemurnian yang tinggi.

Oleh karena itu, saat anda mengkonsumsi gula rafinasi, anda membutuhkan vitamin B kompleks, kalsium, dan magnesium untuk memprosesnya. Sedangkan tubuh anda juga memerlukan vitamin dan mineral tersebut. Akibatnya, tubuh akan mengalami kekurangan vitamin B kompleks, kalsium, dan magnesium.

Kurangnya kadar vitamin B kompleks dalam sistem syaraf dapat meningkatkan resiko depresi dan penyimpangan perilaku.

Selain itu, kekurangan kalsium, dan magnesium dalam tubuh dapat menurunkan kepadatan tulang dan gigi anda. Sehingga dalam jangka panjang tubuh anda akan mengalami pengeroposan tulang dan masalah kesehatan lainnya.

Di samping itu, gula rafinasi juga mudah terpecah menjadi glukosa sehingga anda akan mengalami peningkatan resiko diabetes dan rentan mengalami hiperglikemia dan hipoglikemia sebagai dampak atas insulin yang dilepaskan tubuh secara berlebihan.

***

Dampak negatif dan bahaya yang dapat ditimbulkan oleh pemakaian gula rafinasi sebenarnya sudah sangat jelas. Hanya saja, saat ini kita masih mudah menjumpai adanya produk guka rafinasi yang dijual bebas di supermarket.

Semoga dengan penjelasan ini, Anda bisa kembali menyadari betapa bahaya menggunakan gula rafinasi. Janganlah mudah tergiur karena tampilan gula rafinasi yang memang berwarna putih bersih, seolah-olah merupakan produk gula terbaik untuk kebutuhan sehari-hari.

Demikianlah penjelasan kami seputar gula rafinasi, dampak negatif serta bahayanya untuk kesehatan manusia. Semoga bermanfaat!